Ciptakan Pengalaman Baru dalam Belajar dengan Animasi Grafis

Ciptakan Pengalaman Baru dalam Belajar dengan Animasi Grafis

"Kira-kira cara apa lagi ya yang bisa saya lakukan untuk membuat suasana belajar tidak membosankan dan membuat siswa lebih semangat belajar?"

Pertanyaan semacam itu sering kali muncul ketika saya sedang mempersiapkan materi pembelajaran. Memang memiliki kelas dengan suasana yang menyenangkan merupakan impian pengajar, begitu pun dengan saya. Bagi saya menyenangkan tidak hanya dirasakan oleh guru, tapi juga murid. Dalam pandangan sebagai guru, kelas yang menyenangkan ditandai dengan adanya peningkatan partisipasi murid dan terciptanya interaksi secara dua arah. Sedangkan dalam pandangan murid, kelas yang menyenangkan adalah kelas dengan pembelajaran yang mudah dipahami dan tidak membosankan.

Seperti yang sudah diketahui, salah satu cara efektif mengatasi kebosanan dalam proses belajar adalah dengan menggunakan metode cerita interaktif atau story-based learning. Sebagian guru mungkin sudah tidak asing lagi menerapkan metode ini dalam kegiatan belajar mengajar. Selain bisa menarik perhatian, cerita yang terintegrasi dalam pembelajaran dinilai mampu mengembangkan imajinasi sekaligus melatih kemampuan berpikir murid. Namun apa jadinya bila metode story-based learning digunakan secara terus menerus? Bukankah murid akan merasa bosan? Lantas bagaimana langkah yang sebaiknya guru lakukan?

1. Bermain Peran (Role Playing)

Biasanya dalam metode cerita interaktif, guru mengubah suara atau ekspresinya ketika berperan menjadi tokoh dalam cerita. Sempat terpikir sepertinya akan lebih seru bila saat memainkan peran, guru menggunakan ilustrasi dari karakter yang diceritakan. Rasa penasaran itu membawa saya untuk mencoba mempelajari bagaimana caranya dan ternyata berhasil. Inilah hasil penggunaan karakter CoLearn dalam cerita interaktif di salah satu Kelas Live. Yuk simak videonya!

2. Buat Animasi Grafis Sederhana

Percobaan yang saya lakukan adalah dengan menggunakan motion graphic. Motion graphic merupakan desain animasi grafis yang bergerak dan biasanya digabungkan dengan audio. Saya menggunakan aplikasi Canva, Motion Potrait, OBS untuk menunjang motion graphic pada karakter yang hendak digunakan. Berikut tahapan pembuatan yang telah saya bagi berdasarkan jenis aplikasinya:

Aplikasi Canva untuk proses edit gambar

  1. Pilih karakter yang akan digunakan dalam cerita.
  2. Cari gambar karakter yang akan digunakan, kamu bisa mencarinya melalui mesin pencarian atau kreasi gambar sendiri.
  3. Setelah mendapatkan gambar yang diinginkan,unggah (upload) gambar di aplikasi Canva.
  4. Ubah background gambar menjadi warna hijau.
  5. Simpan gambar.

Aplikasi Motion Potrait untuk membuat gambar menjadi bergerak

  1. Unduh aplikasi Motion Potrait melalui ponsel, kemudian buka aplikasi.
  2. Pastikan gambar yang akan digunakan sudah disimpan di ponsel, lalu pilih gambar melalui Gallery.
  3. Sesuaikan posisi mata dan mulut pada gambar dengan penanda dari aplikasi. Bagian mata dan mulut ini akan bergerak mengikuti gerakan mata dan mulut dari diri kita.
  4. Tekan tombol video, lakukan gerakan mata seperti berkedip atau melihat ke arah kanan & kiri kemudian buat gerakan mulut seolah-olah sedang berbicara.
  5. Tekan Save untuk menyimpan.

Aplikasi OBS untuk mengedit background dan menampilkan video saat kelas berlangsung

Proses edit background sebelum kelas berlangsung:

1. Unduh dan jalankan aplikasi OBS (Open Broadcaster Software) pada komputer untuk mengganti background hasil motion graphic yang sebelumnya berwarna hijau dengan background lain sesuai yang diinginkan.

2. Pada bagian source di aplikasi OBS, pastikan posisi avatar di bagian atas, dan background di bagian bawah.

3. Klik kanan pada sources avatar, kemudian pilih filter.

4. Rapikan gambar karakter dengan menekan tombol 'alt' pada keyboard dan sesuaikan ukuran gambar untuk menghilangkan border pada video.

5. Rekam video dengan background yang telah disesuaikan.

Proses menampilkan video saat kelas berlangsung:

  1. Gunakan kamera OBS saat sedang mengajar dengan menjalankan aplikasi OBS.
  2. Buat scene sesuai dengan jumlah karakter yang digunakan. Jika menggunakan background yang sama untuk setiap karakter, maka proses rekam video tidak diperlukan, cukup dengan memasukkan video yang telah di-edit pada aplikasi motion potrait di setiap scene.
  3. Atur hotkeys di setiap scene dengan menggunakan kombinasi beberapa tombol keyboard, hotkeys berguna ketika kita ingin mengubah tampilan video ketika sedang mengajar menjadi hasil animasi yang sudah dibuat tanpa perlu mengganggu jalannya pengajaran.

Hal menarik yang saya amati dalam menambahkan animasi grafis saat mengajar adalah murid jadi lebih berani untuk berinteraksi dengan menyalakan microphone. Selain itu, mereka juga tanpa ragu berpartisipasi menyalakan kamera. Saya rasa ini karena suara dan karakter dari animasi grafis yang tampil di layar membuat murid menjadi lebih tertarik dan semangat untuk mengikuti pembelajaran. Tidak ketinggalan, untuk mengabadikan momen saya mengajak murid berfoto dengan karakter animasi grafis yang telah tercipta.


Tentang Penulis

Ria adalah Mentor Kimia CoLearn yang menamatkan studi di Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Sriwijaya. Selain menempuh pendidikan di Universitas Sriwijaya, Ria juga pernah menjadi Sekretaris Kementrian Penelitian dan Pengembangan BEM KM UNSRI. 4 tahun pengalaman dalam mengajar membuat kemampuan Ria tak perlu diragukan kembali. Terlebih lagi Ria merupakan peraih nilai rata-rata tertinggi UN SMA di sekolahnya kala itu.

Copyright © PT IQ EDUKASI. Hak Cipta Dilindungi.

Neco Bathing